Garasi10 dan Setiawan Sabana di KOMPAS

Pada tanggal 14 Februari 2016 kemarin, Garasi10 dan Setiawan Sabana diliput satu halaman penuh di rubrik "Aku dan Rumahku", KOMPAS. "Saya melihat ini sebagai ruang yang idle, menjadi ruang yang bisa ditindaklanjuti secara kreatif. Kata siapa ruang seni harus di tempat yang mewah. Kenapa tidak dimulai dari ruang privat yang kecil. Bayangkan, jika ada lima puluh garasi saja melakukan kegiatan serupa, Bandung akan jadi ruang kreativitas seni budaya, bukan ruang kuliner. Kesenian dulu juga berada di ruang kecil. Kesenian dulu akrab dengan lingkungannya," ungkap Setiawan.



Previous
Next Post »