Tersedia Buku "Perspektif Seni Setiawan Sabana" dan "Jagat Kertas dalam Perspektif"



Judul Buku - Perspektif Seni Setiawan Sabana
Penulis - Setiawan Sabana
Penerbit - Garasi10, Bandung
Tahun Penerbitan - 2014
Harga - Rp. 75.000
Jumlah Halaman - 307 halaman

Perspektif Seni Setiawan Sabana merupakan buku yang memuat kumpulan tulisan Setiawan Sabana dari tahun 1980-an hingga sekarang. Berjumlah total 45 tulisan yang dibagi ke dalam tiga bagian, buku ini disebut oleh Aminuddin T.H. Siregar, kurator sekaligus periset sejarah Seni Rupa Indonesia, sebagai peneguhan label Setiawan sebagai seorang seniman-akademisi. Secara umum, Perspektif Seni Setiawan Sabana membahas fenomena seni rupa dalam konteks makro, seperti misalnya: dimensi fotografi dalam seni rupa, seni rupa dan fenomena spiritualitas hingga peran seni grafis dalam seni rupa di Indonesia; konteks urban dan keseharian seperti misalnya: makna pagar, makna kafe, dan problem polusi visual; serta konteks akademik yang menyinggung berdirinya ISI - Bandung dan pergeseran paradigma dalam pendidikan tinggi seni di Indonesia. Tidak lupa juga Setiawan memasukkan beberapa tulisannya mengenai permuseuman di Indonesia -hal yang dianggap menarik oleh Aminuddin dan dipertimbangkan untuk menjadi kajian baru dalam seni rupa di FSRD ITB-.


Judul Buku - Jagat Kertas dalam Perspektif: Senarai Pandangan Publik tentang Karya Setiawan Sabana
Editor - Setiawan Sabana
Penerbit - Garasi10, Bandung
Tahun Penerbitan - 2014
Harga - Rp. 50.000
Jumlah Halaman - 229 halaman

Jagat Kertas dalam Perspektif merupakan buku yang berisi tulisan-tulisan dari sejumlah orang mengenai karya seni Setiawan Sabana -yang pernah dimuat di media massa ataupun dalam katalog pameran-. Orang-orang yang berkontribusi dalam buku ini dimulai dari Acep Iwan Saidi, Bambang Sugiharto, Tjetjep Rohendi Rohidi dan Aminuddin T.H. Siregar; seniman mancanegara seperti Juhari Said dan Choong Kam Kow (Malaysia); hingga tulisan Carla Bianpoen yang dimuat di koran Jakarta Post dan Marcia Vetrocq yang dimuat dalam majalah Art in America. Meski sebagian besar memberikan pendapat mengenai karya seni yang sudah memasuki "periode kertas", namun terdapat juga sejumlah tulisan yang berbicara mengenai "periode grafis" dari Setiawan. Ragam komentar tersebut tidak hanya terbagi ke dalam periode berkarya Setiawan saja, melainkan juga ke dalam tiga bahasa: Ada bahasa Indonesia, Inggris, dan Sunda. 

"... Ketika orang membicarakan kertas dalam kaitannya dengan seni rupa maka sosok Setiawan menjadi ikon penting di dalamnya..." -Djuli Djatiprambudi

"... There is touch of melancholy in his ponderings, a sense that may have added to an aesthetic that was barely visible in his early works..." - Carla Bianpoen

" ... Keretas nu dina kahirupan manusa kacida 'boga jasa' teh, sakapeung mah sok dianggap teu pira, dilurjeunkeun, diapilainkeun, dihare-harekeun. Tapi teu kitu pikeun Setiawan Sabana ..." - Nana Munajat / Rosyid E. Abby

Berminat memiliki buku ini? Hubungi Syarif (0817-212-404) atau St. Ping Setiadi (0856-225-1976) untuk pemesanan.
Previous
Next Post »