Lokakarya Kertas dan Grafis

Jumat, 3 Mei 2013

Garasi10 pagi itu kedatangan berbondong-bondong orang yang kurang lebih berada dalam satu tema seragam berwarna biru muda. Kedatangan sekitar tiga puluh orang tersebut bukannya tanpa alasan. Mereka adalah guru-guru seni, budaya, dan keterampilan yang dikumpulkan dari seluruh SMP se-Tangerang Selatan. Kedatangan mereka ke Garasi10 adalah dalam rangka mengikuti lokakarya kertas dan grafis oleh Pak Setiawan, Pak Hidayat, dan dua orang asisten Pak Setiawan yakni Mas Yampan dan Kang Usup. Di awal mula kedatangan rombongan tersebut -yang terlambat dari jadwal yang dijanjikan yakni pukul sembilan-, Pak Setiawan langsung "menyambut" dengan presentasi tentang kertas lewat power point-nya yang berjudul Perspektif Kertas: Sejarah, Seni Budaya, dan Media Baru.

Lewat presentasinya tersebut, Pak Setiawan menceritakan sejarah kertas mulai dari masa pra-kertas (papirus), kertas yang ditemukan oleh Tsai Lun, kertas produk Jepang yang bernama washi, hingga kertas pada masa sekarang (fase industri). Setelah itu ditekankan oleh Pak Setiawan bahwa kertas bukan hanya semata-mata sebuah alat yang membantu manusia untuk menyebarluaskan informasi. Kertas, menurut Pak Setiawan, juga punya dampak dalam membangun sebuah kebudayaan, peradaban, atau sesuatu yang kita sebut sebagai Zaman Kertas. Kertas lalu dimaknai Pak Setiawan sebagai "Unsur, perangkat, dan sistem nilai, serta makna yang hidup dalam masyarakat, dari yang sekular hingga yang spiritual." 

Setelah presentasi tersebut, para peserta dipersilakan untuk berpindah lokasi. Kali ini mereka digiring ke luar garasi dan dibagi ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama mendapat pelatihan grafis dari Pak Hidayat, kelompok kedua mendapat pelatihan pembuatan kertas daur ulang oleh Mas Yampan dan Kang Usup. Berikut merupakan foto-foto dari kegiatan Lokakarya Kertas dan Grafis oleh Garasi10.
















Previous
Next Post »